Hot News Kriminal Politik

Nurdin Abdullah Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Suap Infrastruktur

Bagikan Artikel Ini:

Lebootenews.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sebagai tersangka kasus suap pembangunan infrastruktur.

Hal itu disampaikan Ketua KPK, Firli Bahuri saat menggelar konferensi pers di gedung KPK pada Minggu 28 Februari 2021 dini hari.

Firli menyebutkan dari enam orang yang diamankan terkait kasus tersebut, 3 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka yakni Nurdin Abdullah (NA), Agung Sucipto (AS), dan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel, ER.

“Dari enam orang yang diamankan di tiga tempat berbeda, KPK menetapkan 3 tersangka penerima (suap) Nurdin Abdullah, pemberi Agung Sucipto, dan ER,” kata Firli Bahuri.

Nurdin Abdullah, kata Firli, menerima uang suap senilai Rp2 miliar dari kontraktor untuk memuluskan proyek infrastruktur di Sulsel.

“Pada 26 Februari 2021, AS diduga menyerahkan uang sekitar Rp2 miliar kepada Nurdin Abdullah melalui ER,” ungkap Firli.

Selain itu, KPK juga menduga Nurdin Abdullah menerima uang sebesar Rp200 juta pada akhir tahun 2020.

“Pada akhir tahun 2020, tersangka NA menerima uang sebesar Rp200 juta. Pertengahan Februari 2021 uang Rp1 miliar dan Awal Februari 2021 NA menerima uang Rp2,2 miliar,” ujar Firli.

Kendati demikian, pihaknya menegaskan KPK akan menindak siapapun yang melakukan tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu.

“Kami tidak akan pandang bulu. Siapapun yanh korupsi harus ditindak sesuai undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Sumber: Terkini.id, 28/02/2021

Bagikan Artikel Ini:
IRP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *